Monday, January 16, 2012

#FF langit pada langit

langit gelap menyergap serupa asap, sesaat aku terlelap. hei, langit intip aku semenit, lihat aku merayap manja pada jarit memadu kasih sengit. kau tahu, sayang? bayangmu membayang menelusup masuk gamang, tidakkah kau lihat dengan gamblang? langit menangis seperti hatiku terhujam miris, menggodam raga ironis lihat aku merayu tangis. hei, langitku, peluk aku membeku usap peluhku raih ragaku. sadarku, cinta tak hanya diam, seperti langit menghujam bumi menerkam tak ada senyap, hanya kelam. langitku sayang bawa aku terbang melayang tinggi meraih bintang, agar kutahu betapa indah disayang.
bruk! aku ambruk, jatuh tertunduk, lesu terduduk. aku tahu langit sayang, kasihmu slalu membayang seperti langit menyergap awan layang. sayang, kau bukan langit biru di ujung perang, kau tak akan pernah sama dengan langit mengarak awan.
hingga aku sadar, aku harus beranjak meninggalkan rupamu yang menawan.



aku, awan.
Post a Comment