Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2012

#opini tentang teman...

Teman-temanmu adalah cerminan dari dirimu.

Ingat pada kutipan populer di atas, saya seketika berkaca. Sudah benarkah saya bergaul selama ini? Sudah benarkah saya memilih teman duduk yang nantinya akan membawa saya pada hal-hal kebajikan?

Berkaca. Tampaknya saya belum meraih tingkatan itu. Tak hanya dalam memilih teman duduk, menjadi teman yang baik pun saya belum bisa.

Belajar pada peristiwa hari ini, sungguh membuat saya malu. Karena menyangkut dengan teman saya dan tentunya juga saya. Dia adalah cerminanku. Sekotor apa pun mulutnya, dia adalah bayanganku dimana aku juga seperti dia (secara gak langsung dan otomatis). Jika ucapannya menorehkan luka di hati banyak orang, berarti seperti itulah aku. Sekotor itulah mulutku. Semenyakitkan itulah kata-kata yang biasa terlontar dari mulutku.

Rabby...
Betapa susah memperbaiki kesalahan diri sendiri. Betapa sulit berlaku baik seperti yang Kau ajarkan. Bagaimana mungkin hamba bisa menegur dan mengingatkan orang lain?
Gusti...
Ini adalah jala…

#opini Menulis Itu...

... terapi jiwa.Seringkali kita mendengar bahwa dengan menulis kita bisa menumpahkan segala unek-unek yang ada di kepala. Yep, itu benar sekali. Tapi, tahukah kalian bahwa ada sebagian dari unek-unek itu yang kadang susah sekali kita tumpahkan dalam bentuk tulisan? Sama seperti sebuah kisah yang gak semuanya bisa kita umbar ke banyak orang. Acap kalinya kita berpikir berulang kali untuk menyaring kalimat-kalimat yang tak selayaknya kita ucapkan. Sama persis dengan sebuah tulisan.
Berbicara tentang tulis menulis, bagi saya menulis adalah sebuah pekerjaan yang membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi. Bayangkan saja, menulis jawaban ujian jika tidak dengan konsentrasi yang tinggi apa jadinya? *ya iyalah :p* Yep, pernah saya mencoba menulis di tengah keramaian, hasilnya memang ada, tapi terpecah-belah meskipun sudah berusaha untuk memusatkan pikiran pada satu titik. Betul, masing-masing orang berbeda-beda bagaimana dirinya memusatkan pikiran pada satu titik, tapi buat saya, keramaian a…