Monday, November 12, 2012

Kuliner: Sirup Bogem, Mangrove

Beberapa hari lalu aku ke Bozem Wonorejo, tempat ekosistem mangrove berada. Bukan untuk ekowisata, apalagi wisata massal, aku ke sana karena kerja :)). Bertemu dengan peraih Bung Tomo Awards 2012 dalam bidang lingkungan adalah tujuan dari tugasku hari itu. Pak Sony Mochson namanya.

Di rumah sederhananya, kami dijamu minuman berwarna putih keruh rasa manis, sirup mangrove. Kebetulan, waktu kami ke sana bertepatan dengan kedatangan 2 anggota MUI yang tengah melakukan pengecekan/ sidak bahan dan proses pembuatan sirup mangrove ini. Sayang, proses ini nggak bisa diliput, siembaknya nggak mau --dan katanya nggak boleh. Padahal, lumayan kan kalau masyarakat tahu prosesnya, ya.

Singkat cerita, Pak Sony mendaftarkan sirup hasil buatan petani binaan beliau. Sebenarnya, banyak yang mau disertifikasikan, semisal dodol, jenang, beras, dan lupa! Zzz :/. Tapi Pak Sony pilih sirupnya aja, sisanya nunggu biaya selanjutnya.

Selesai kerja, kami diberi 3 botol sirup Bogem dari buah Sonneratia sp. Rasanya yang manis cukuplah disandingkan dengan rasa sirup Cocopandan merk terkenal *perbandingannya pakai rasa dan merk yang terkenal ya meski rasanya nggak sama :p* sirup Bogem ini diproduksi sejak tahun 2004 oleh petani mangrove. Kalau penasaran dengan rasanya, bentar lagi bakal diproduksi massal. Tapiii... Kalau nggak mau ketinggalan incip-incip rasanya, tanam mangrove boleh juga. Dan, kalau nggak bisa dan sempet *aku juga nggak bisa :p*, minimal buang sampah di tempat sampah lah yaa, biar nggak penuh sampah itu sekitar mangrove. Jaga lingkungan juga *malah kampanye :)))* Berikut penampakan sirupnya deh :p.


Post a Comment