Monday, October 6, 2014

Suroboyo Carnival: Teman atau Lawan THR?

Suroboyo Carnival Night Market

Galeri foto Surabaya

Khas Suroboyo, Cuk! :p

Berkunjung ke Surabaya, umumnya wisatawan menginginkan wisata sejarah. Wajar, sebab lokasi kota tua di Surabaya cukup merata. Hampir di seluruh bagian Kota Pahlawan mengandung unsur sejarah. Itulah sebab, wisata kota berlambang ikan sura dan buaya ini didominasi oleh museum. Mulai museum kemaritiman, museum sejarah kemerdekaan, museum kesehatan, hingga museum seni. Serbamuseum.

Namun, Surabaya bukan hanya soal wisata sejarah dan museum. Ada wisata pantai, kuliner, religi, dan keluarga. Salah satu wisata keluarga terbaru adalah hadirnya Suroboyo Carnival Night Market (SCNM) yang ada di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo.

Akhir Juli lalu, SCNM resmi dibuka. Konsepnya mirip pasar malam. Ada 40 wahana permainan dan pasar yang menjual beragam barang. Mulai dari kuliner khas Surabaya, fast food, jajanan ringan, dan pernak-pernik dijual. SCNM merupakan bagian dari Jatim Park Grup yang menaungi Jawa Timur Park 1 dan 2, Batu Night Spectacular, Museum Angkut, Batu Secreet Zoo, dan Wisata Bahari Lamongan.


Ferris wheel dan kereta gantung

Pengunjung bisa menyewa e-bike jika capek berjalan

Masuk ke SCNM pengunjung hanya dikenakan biaya 20.000 (Senin-Kamis)-25.000 (Jumat-Minggu). Murah? Standar. Sebab, tiket yang dibanderol tidak termasuk tiket permainan. Persis dengan Batu Night Spectacular. Untuk harga tiket perwahana dipatok mulai 10.000-30.000 rupiah.  

Memasuki SCNM, pengunjung akan disuguhi aneka wahana permainan. Seperti Go Kart, Tambang Emas, Carousel, Ferris Wheel, dan masih banyak lagi. Di SCNM pengunjung juga bisa menikmati Taman Lampion untuk sekadar mengambil foto dengan tiket masuk sebesar 15.000 rupiah.

Untuk mencapai SCNM tidak ada angkutan khusus yang berhenti tepat di depannya. Sebab, lokasinya berada di jalan tol menuju Bandara Internasional Juanda. Pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan kota yang turun di depan Korem dilanjutkan dengan jalan kaki. Jika ingin pulang, management menyediakan shuttle bus yang akan membawa pengunjung ke tempat pemberhentian angkot.



Kerlap-kerlip banyak lampu hias

Tetapi, bicara SCNM berarti menyoal tentang keberadaan TamanHiburan Remaja (THR). Wahana permainan serupa yang ada sejak puluhan tahun lalu. Memang, keberadaan SCNM akan menambah pemasukan Surabaya secara drastis. Namun, apa kabar THR kini?

Saya pikir, sudah saatnya THR berbenah jika tidak ingin pengunjungnya beralih. Bukan sekadar mengubah cat, tapi juga bentuk. Sebab, terakhir kali saya mampir, seluruh wahananya tetap sama persis dengan zaman kanak-kanak. Saya berani menjamin, THR memiliki tempat di masing-masing warga Surabaya. Banyak memori yang ada di dalamnya. Bukan sekadar Srimulat pernah mengepak sayap di sana. Tapi juga tentang sejarah seni Surabaya hampir selalu diasah di tempat yang sama. Kenangan itu soal masa lalu. Tapi THR sudah sebaiknya menjaga kenangan warga kotanya agar tetap dicintai.

Jadi, kehadiran Suroboyo Carnival Night Market bisa menjadi teman sekaligus lawan bagi Taman Hiburan Remaja. Namun, keduanya tetap menghibur bagi warga Surabaya maupun luar kota!


Wahana permainan tidak jauh berbeda dengan di BNS

Post a Comment