Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2015

Wisata Murah Pantai Dalegan

Berkawan Senja Tanjung Pendam

Kisah dari Kampung Nelayan Tanjung Binga

Perkampungan nelayan Tanjung Binga Sore itu, banyak kapal bersandar di Tanjung Binga. Ombak sedang tinggi. Tak banyak nelayan melaut. Hanya satu-dua kapal yang berani berangkat. Apalagi kalau bukan soal perut. Sisanya memilih untuk melihat dari tepian. Bercengkrama dengan anak muda. Atau hanya sekadar duduk. Maklum, musim penghujan. Ombak tinggi, angin kencang, risiko terlalu besar.

Tapi sore itu menjadi berbeda bagi Degi, bocah sepuluh tahun. Bersama sepeda kecilnya, dia menunggu di dermaga. Sambil menatap lurus ke arah laut.

"Saya sedang menunggu Bapak," ungkapnya.

Bagi Degi, sore bukan waktu untuk mengaji. Tapi untuk bermain sambil menunggu bapak pulang melaut. Mengaji dan belajar dilakukan saat petang tiba. Setiap hari siklusnya begitu. Bapak berangkat melaut sebelum pagi, pulang bersama angin laut kala sore. Tidak ada hari libur. Ibu Degi seorang ibu rumah tangga. Kesibukannya di rumah laiknya ibu-ibu yang lain. Mengurusi keperluan rumah sambil menjaga kedua anaknya. D…

Meneropong Kecantikan Pulau Lengkuas

Selamat datang di Belitong Manggar, kota 1001 warung kopi di Belitung Timur punya semboyan Mun Lum Ngupi Lum Sampai Manggar. Sedangkan Pulau Lengkuas di Belitung juga punya kekataan serupa. Belum ke Belitung Jika Belum ke Pulau Lengkuas. Betulkah demikian?

Berkunjung ke Belitung, hal yang seharusnya tidak dilewatkan adalah wisata air. Sebab, Belitung memiliki wilayah perairan yang memanjakan mata. Jernihnya air laut, halusnya pasir pantai, rimbunnya pepohonan, disadari mampu menghilangkan penat.

Bagi saya, hal yang membuat tergiur untuk mengunjungi Belitung adalah Pulau Lengkuas dan gugusan kepulauan yang ada di sekitarnya. Saya penasaran dengan keindahan pulau, pantai, dan alam bawah lautnya.

Maka, ketika saya mendapatkan tiket promo pesawat Jakarta-Tanjung Pandan bulan Oktober lalu, saya langsung berhemat. Waktu tiga bulan saya lakukan untuk berhemat keras demi Belitung. Uang jatah jalan-jalan bulan Oktober, November, dan Desember saya target seluruhnya. Demi Belitung.

Tanjung Kala…

Review Hotel Surya Belitung

Hotel Surya Berlibur ke Belitung, hal pertama saya pikirkan adalah, berapa harga hotel permalamnya? Jauh-jauh hari, saya bahkan surfing di situs yang secara khusus menawarkan penginapan. Empat-lima situs saya buka bersamaan, harganya masih sama: di atas seratus ribu! Saya pikir, harga segitu mahal. Sebab, saya akan bermalam selama tiga hari tiga malam di sana.

Akhirnya, saya memutuskan untuk menghubungi Iwan, bertanya penginapan ala backpacker kere seperti saya. Tentunya, penginapan di bawah seratus ribu rupiah permalam.

Lobby Hotel Surya
Kata Iwan, ada sebuah hotel di tengah kota, Tanjungpandan, yang harganya miring. Namanya, Hotel Surya di Jalan Depati Endek (0719) 21550. Saya tergiur dan langsung booking untuk tiga malam. Harga permalamnya 100.000 rupiah bisa untuk dua orang. Harga segitu sudah naik dari harga yang dikatakan Iwan. Kalau ingin ekstra bed, tinggal nambah 50.000 rupiah permalam. See? Selama tiga hari tiga malam otomatis saya hanya mengeluarkan uang untuk penginapan 150…

Berani Nggak Nyoba Marine Bridge?

Marine bridge
"Apa, sih, yang ada di Semarang?" Tanya saya suatu waktu pada Navis, teman asal Semarang.

Kala itu, saya hendak memutuskan untuk berlibur singkat di Semarang. Yang saya tahu, Semarang adalah kota budaya. Ada beberapa spot menarik nan kece di kota Semarang yang wajib dikunjungi. Tapi setelah saya browsing, saya hampir tidak menemukan rental motor di Semarang. Apalagi Navis mendadak tidak bisa mengantarkan saya berkeliling. Saya putar otak.

"Jadi menurutmu, lebih baik ke kota atau ke kabupaten?" Saya masih bertanya. Memastikan saya bisa berlibur ke kota lumpia.

Jawaban Navis selalu singkat. Tapi banyak. He's not simply at all, haha.

Katanya, kalau saya suntuk, Kabupaten Semarang cocok untuk berwisata karena konturnya pegunungan. Saya pun akhirnya memutuskan untuk ke Kabupaten Semarang sesuai saran Navis.

Ada apa saja memangnya? Selain Candi Gedong Songo ternyata di Kabupaten Semarang ada juga wahana wisata yang baru dibangun pada 2007. Namanya Wisat…

Berkata-kata di Museum Kata Andrea Hirata

Mari bermimpi! Do I inspire you? Beberapa orang yang saya jumpai sesaat sampai di Belitung berucap, "Belitung sekarang ramai karena Laskar Pelangi."

Ternyata sebegitu dahsyatnya efek novel dan film Laskar Pelangi di tanah Belitung. Ya, wajar, perekonomian mereka juga semakin mengeliat pascafilm diputar 2008 silam.

Beberapa orang yang saya jumpai juga berkata, "Dulu, Belitung sepi. Ada, sih, wisatawan, tapi nggak seramai sekarang. Dulu penerbangan hanya 1-2 kali sering juga batal. Sekarang bisa 10-11 kali dalam sehari. Maskapai juga banyaklah."

Ternyata banyak orang penasaran dengan Pulau Laskar Pelangi, termasuk saya. Kecantikan alam yang memesona membius alam sadar.

Salah satu hal yang dimanfaatkan untuk menggaet wisatawan adalah replika sekolah untuk syuting Laskar Pelangi. Selain itu, penulis Andrea Hirata juga turut andil menambah tempat wisata di Gantung, Belitung Timur. Yakni dengan membangun Museum Kata atau Indonesia First Literary Museum sejak 2010.


Museum …