Thursday, May 14, 2015

Senja Pulau Tabuhan nan Eksotis

Pulau Tabuhan

Senja itu menjadi berbeda bagi saya yang memang hampir selalu menikmatinya. Deburan ombak tenang menemani syahdunya angin berhembus semilir. Sepi, tenang, dan hanya ada segelintir orang penikmat pantai kala itu.

Di ujung barat, mentari bergerak tenggelam perlahan. Berarakan awan serupa gula-gula kapas. Langit senja selalu menenangkan. Biru terang beradu segerombol awan putih berjejal kemilau orange milik sang surya.

Bintang laut
Satu-dua kapal tertambat, mengantarkan mereka yang ingin bermalam. Sementara saya, menikmati senja dari jauh. Tepatnya, dari impuls yang mengirimkan perintah ke otak akan hadirnya keindahan. Lalu membingkainya beberapa kali dalam potret kamera amatir.

It was perfect.

Senja di Pulau Tabuhan

Mei tahun lalu, saya juga menikmati senja bernuansa sama kala singgah di Pulau Lombok. Sama sepi dan tenang. Hanya bedanya, kali ini saya menikmati di Pulau Tabuhan, pulau terluar Bayuwangi.

Menjangkaunya mudah. Menggunakan kapal seharga 250.000 rupiah untuk 15 orang. Bisa ditempuh melalui Desa Bengkak, Wongsorejo, Banyuwangi. Atau hanya beberapa kilometer dari Taman Nasional Baluran dan beberapa kilometer arah Ketapang.

Seperti prewedding
Menyebrang ke Pulau Tabuhan hanya membutuhkan waktu singkat. Tak sampai 30 menit, kapal akan menepi.

Lautnya bersih, pasirnya putih. Waspada saja dengan bulu babi yang banyak mampir di tepi.

Tak perlu berpikir lama jika hanya memiliki waktu satu hari berlibur. Mampir dan tengok saja keindahan Pulau Tabuhan kala senja. Pasti ketagihan.

 Sempurna
Post a Comment