Monday, July 6, 2015

Mengenal Pantai Bingin dari Dekat

 

Tersebutlah satu pantai bernama Pantai Bingin. Letaknya tak jauh dari Pura Uluwatu, daerah Pecatu, Bali Selatan.

Awalnya, niat saya adalah ke Pantai Padang-padang dan Pandawa selepas dari Pura. Tapi semua berubah ketika saya melihat papan petunjuk yang mengarah ke Pantai Bingin. Dari namanya, sangat asing. 

Tapi saya salah.




Letak Pantai Bingin ini sejajar dengan Pantai Padang-padang, Pantai Pandawa, dan satu pantai lagi yang saya lupa namanya. Ini bisa dilihat dari garis pantai dan tipikal tebing yang sama. Sama-sama di balik bukit.

Saya tertarik dengan Pantai Bingin karena namanya asing. Dan lagi, ternyata pantai ini tidak banyak diminati oleh warga lokal. Alasannya, bukan pantai beralas pasir dan hanya penuh batu karang terjal.


Letak Pantai Bingin bisa dikatakan tersembunyi dan sulit dijangkau. Butuh perjuangan ekstra untuk benar-benar bisa mencapainya. 

Jalanan yang dilalui menjadi tidak biasa karena hanya jalanan batu dan setapak.

Nggak cuma setapak, jalanan menuju pantai harus melewati bagian dalam rumah penduduk dan perkebunan. Nggak ada papan penunjuk. Kalau memang niat, harus sering-sering bertanya.

Dua orang turis yang datang di waktu yang sama dengan saya bolak-balik bertanya, "Sorry, where's the beach?"

Sementara saya, "Bu, jalanan pantai kemana ya?"

Sama saja. Ribet dan cukup melelahkan. Naik turun tangga bebatuan cukup terjal.

Tapi, kabarnya itu seni. Gitu ya.



Selepas capek berjalan, saya disuguhi pemandangan yang nggak biasa. Cuaca siang yang terik semakin menambah daya tarik Pantai Bingin. 

Langitnya biru, awannya menggumpal empuk. Santai sekali. 

Pantai Bingin ramai dengan bule bermain surfing. Tapi nggak seramai Pantai Padang-padang. Di sini lebih tenang.

Saya menjadi satu-satunya pribumi berjilbab yang datang siang itu. Dan melakukan hal nggak penting.

Cuma motret. Gitu aja.



Bisa dipastikan, Pantai Bingin merupakan pantai favorit bagi bule untuk surfing. Sejauh mata memandang, selain bersantai, semua bule cuma surfing. 

Nggak ada yang kayak saya, datang dengan tujuan nggak jelas :)).

Memang ombaknya bagus. Pantai Selatan tapi nggak segalak di deretan pantai di Gunung Kidul atau Malang Selatan. Malah mirip Pantai Seger di Lombok. Ombaknya bersahabat. 

Wajar, bule suka.



Dan, nggak cuma satu-dua keluarga yang mengajak anak-anak untuk belajar surfing. Tapi banyak! Mereka rela mengajak anak kecilnya untuk belajar surfing. 

Kecelah. 

Sementara anak kecil warga lokal bermain pasir di tepi pantai, yang ini bermain ombak.


 Sayang, lensa kamera nggak memadai. Manalah bisa lensa kit motret surfer jauh di tengah pantai. Yang ada malah semacam keroyokan semut :)).

Tapi yang jelas, Pantai Bingin ini rekomen sekali buat menyepi. Asal mau capek jalan kaki, bisa kok jadi tempat tujuan liburan gratis di Bali.
Post a Comment