Thursday, July 2, 2015

Si Cantik Danau Kaolin

klik untuk memperjelas gambar

Danau Kaolin

Berkunjung ke Belitung, jangan lupa untuk melihat aktivitas penambangan di Danau Kaolin. Letaknya tak jauh dari Tugu Batu Satam, pusat kota Tanjungpandan. Tepatnya di Jalan Murai.


Tidak ada tiket masuk di sana. Gratis. Karena memang Danau Kaolin bukanlah tempat wisata. Tapi tempat penambangan kaolin yang masih aktif hingga kini dan dikelola swasta.

Dari namanya terdengar cantik. Begitu pula rupanya.


Sesaat setelah memarkir motor di tepi jalan, menjejakkan kaki, alarm keindahan pada mata akan mendeteksi. Hamparan 'pasir' putih terbentang luas. Luas banget. Gundukan kaolin menghiasi tepian danau cantik di tengahnya.


Ya, Danau Kaolin adalah sebuah danau yang terjadi akibat penambangan kaolin, sebuah zat kimia yang banyak ditemukan sebagai bahan pembuat kosmetik dan cat. Untuk membuat rupa wanita cantik, wajah Danau Kaolin juga setara. Sama cantik. Tapi tetap saja, itu merupakan bentuk dari kerusakan lingkungan.Sebabnya, danau terjadi ketika kaolin dieksplorasi massal dan membentuk cekungan berisi air hujan. Pantas saja, wajah Belitung dari pesawat tampak penuh cekung.

Ada gradasi warna biru kehijauan yang terbentuk bertabrakan dengan hamparan 'pasir' putih dan langit membiru. Biru jernih. Satu dua pepohonan menghiasi, memadu warna kontras.


Di siang terik, aktivitas penambangan tidak berhenti. Bahkan semakin giat. Panas sudah barang tentu. Tapi tidak berasa. Sebabnya, angin semilir akan menemani menghabiskan waktu siang menjelang sore.

 
Berwarna putih, berwarna tosca, Danau Kaolin tidak mengeluarkan aroma--seperti yang biasa tercium kala di kawah. Konon, di sini merupakan tempat yang ciamik untuk menunggu waktu sunrise tiba. Mau coba?


Post a Comment