Thursday, May 12, 2016

Merayakan Kelulusan di Pantai Triangulasi Banyuwangi



Agak aneh begitu melihat segerombolan remaja datang dan bersantai di bawah pohon tepi pantai. Seragamnya putih bercampur pewarna. Wajahnya semringah tanpa beban. Jauh dari sembab.

Oh, ternyata mereka sedang merayakan kelulusan. Lulus dari sekolah menengah atas. Entah apakah perayaan itu juga menunjukkan kelulusan dari sekolah kehidupan.





Di bawah pohon teduh di Pantai Triangulasi, Banyuwangi, mereka berteriak girang. Padahal jarak yang ditempuh menuju pantai itu tak cukup dekat. Perlu waktu untuk menyusuri deretan pepohonan jati, maupun evergreen dengan jalan tak semulus jalan tol. Persis di Taman Nasional Alas Purwo, wilayah konservasi bagi beragam jenis tumbuhan dan hewan. Hutan tertua di Pulau Jawa yang masih menyimpan jutaan misteri. Sungguh mereka adalah pejuang masakini yang niat abis.



Namanya saja taman nasional, saya pikir mereka yang datang ke sana adalah para peneliti. Ada juga yang hanya hore-hore, ternyata. Maafkan, pikiran kolot saya ini.



Di Pantai Triangulasi, pasir bertinta putih. Halus dan melenakan. Tapi, ombaknya sadis. Sesuai dengan karakteristik pantai selatan. Ganas. Meski begitu, toh, mereka tetap menikmati.

Teduhnya pohon. Suara deburan ombak. Birunya laut bercampur langit. Gumpalan awan serupa gula-gula. Bahagia dalam hening.

Mereka mencari itu. Saya pun begitu.

Post a Comment