Sunday, July 31, 2016

Tersesat di Taman Labirin Batu



Wisata Batu benar-benar tidak ada habisnya. Kenyang dengan wisata buatan atau berbagai wahana permainan, wisatawan bisa mencoba alternatif wisata alam. Namanya Taman Labirin.

Sebenarnya, tidak ada yang istimewa dengan Taman Labirin yang ada di Coban Rondo, Pujon, Batu ini. Tetapi, belakangan ternyata cukup ngehits di kalangan anak muda yang pingin hits. Termasuk saya?

Ya, nggak juga, sih :p.



Saat saya ke sana, cukup banyak anak muda yang datang untuk foto-foto eksis. Hanya saja saya pikir, keeksisan labirin ini belum mendunia jika dilihat dari jumlah pengunjung yang tak sampai seratus biji.

Biaya masuk Taman Labirin 10.000 rupiah. Pada dasarnya, Taman Labirin di sini layaknya labirin-labirin lain di beberapa tempat yang pernah ada. Perdu yang dibentuk menyerupai lorong-lorong dengan blok-blok tertentu. Di tengahnya ada air mancur kecil sebagai hiasan. Di tempat ini juga ada menara pandang yang sangat memungkinkan bagi kita semua untuk wefie :)). Juga melihat bentuk labirin yang ada.



Dibandingkan dengan yang ada di Bogor (atau Bandung? Saya nggak ngerti juga) seperti yang dishare teman, labirin di sini nggak ada apa-apanya. Lumayan kecil tapi bagi saya tetep seru. Seru kalau ramai-ramai. Kalau sendirian yaa, wallahu a'lam bisshowab, haha.

Nggak butuh waktu lama buat menyelesaikan rute. Sekira 15-20 menit saja. Yang bikin lama cuma foto-foto, bikin video, gosip, dan memang sengaja jalan lambat. Kalau nggak mau capek, bisa banget, loh, naik segway dengan harga 30.000 rupiah buat keliling lintasan labirin.




Di komplek labirin, bisa banget nyobain permainan lain seperti panahan dan paint ball yang semuanya ala-ala. Harganya murah meriah, cuma 5.000 rupiah untuk lima anak panah. Saya yang beberapa waktu lalu mencari tempat kursus memanah (hati) pun langsung tertarik. Ya kali, meski ala-ala yang penting sudah pernah pegang busur dan anak panahnya :)).



Secara keseluruhan, di komplek Taman Labirin ini amat sederhana. Karena beberapa wahana lain yang ada; seperti panahan, paint ball, dan permainan anak semuanya standar. Tapiiiii, saya senang bisa mampir ke sini karena akhirnya saya bisa cengengesan hore menikmati flash trip yang nggak pernah direncanakan ini.

Post a Comment