Monday, May 1, 2017

Menginap Nyaman di Hotel Santika Banyuwangi



Sebagai kabupaten paling timur di Pulau Jawa, mengelilingi daerah dengan sebutan Sunrise of Java ini nggak cukup sehari. Butuh waktu berhari-hari buat eksplor Banyuwangi karena banyak banget tempat wisata yang layak dikunjungi. Di postingan saya ini, baru delapan tempat wisata yang ditulis. Padahal buanyaaaak banget tempat yang bikin kalian menggelinjang hore di Banyuwangi. Nggak percaya? Cobain aja.



Nah, kalau kalian memang berencana eksplor Banyuwangi, pastikan dapat penginapan yang enak, nyaman, dan seru biar nggak pegel di jalan. Beberapa hari lalu, saya menginap di Hotel Santika Banyuwangi yang ada di pusat kota. Jadi, kalau kalian datang ke Banyuwangi naik kereta, turunnya di Stasiun Karangasem, bukan di Stasiun Banyuwangi Baru yang merupakan stasiun paling akhir.



Hotel bintang tiga milik Kompas Grup ini nyaman banget. Bangunannya memang seperti hotel Santika lainnya, tak cukup luas, tapi menyenangkan. Memasuki lobi hotel, pengunjung disambut oleh pemandangan kolam renang outdoor sedalam 600-1400 meter berhadapan dengan restoran. Ukuran kolam renang terbilang kecil, tapi mayanlah buat main-main air.



Ada 124 kamar yang bisa dinikmati dengan rate harga yang reasonable. Fasilitas yang cukup lengkap dengan pemandangan apik membuat saya nyaman banget tinggal dua malam di sini. Pemandangan percampuran birunya langit, rimbunnya pepohonan, dan awan yang berarak membuat saya speechless. Padahal cuma dilihat dari balkon. Di sisi balkon lain, pemandangan Gunung Raung dan Gunung Ijen juga membuai mata.





Untuk ukuran kamar, Santika Banyuwangi menghadirkan kamar yang menyenangkan. Ada pigora berhiaskan batik tulis khas Banyuwangi menunjukkan kalau hotel ini menjaga kearifan lokal dengan lebih modern. Selebihnya, desain kamar 11-12 dengan kamar hotel bintang tiga lainnya.





Pagi hari, saat sarapan, Santika Banyuwangi juga menyediakan menu makanan khas Banyuwangi seperti Nasi Tempong dan Pecel Pithik meskipun bentuknya jauh dari penampakan aslinya. Tapi, usaha menghadirkan menu-menu lokal ini patut diapresiasi. Mengenalkan menu makanan lokal dengan kemasan modern dan berbeda.





Desain interior restoran yang menyenangkan jujur saja membuat saya bolak-balik ambil makan. Yaaa, didukung dengan rasa masakan yang enak di lidah jelas bikin penasaran. Ya, kan? :))

Yang jelas, dua malam menginap di Santika Banyuwangi bikin badan nggak pegel meski kegiatan seabrek. Lokasi di pusat kota, tak jauh dari bandara dan stasiun membuat Hotel Santika Banyuwangi layak jadi pilihan menginap saat pergi ke tempat asli Suku Osing.

Post a Comment