Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2012

Di Balik Hujan

"Aku suka hujan!" suara ceria bocah perempuan berumur delapan tahun itu memecah sore berselimut gelap. Sementara aku, menatapnya sambil lalu namun tetap memasang pandangan mata mengawasi.Hujan. Siapapun menyukainya. Rinainya, aromanya, suaranya, semuanya menenangkan. Pun aku, menyukainya. Tapi itu dulu."Kakak suka hujan?" Lita--bocah itu-- bertanya. Membuyarkan pikiranku yang terfokus pada setumpuk berkas pekerjaan yang kubawa pulang.Aku mengangguk, tersenyum samar--berbohong.Senyum bocah itu mengembang. "Aku selalu suka hujan, Kak. Kata ayah, hujan bisa menyampaikan salam rindu pada orang yang kita sayang," Lita berceloteh riang, mengajakku berbincang."Aku yakin, ibu di surga tahu kalau aku kangen padanya. Salam rinduku Lita titipkan lewat pelangi, Kak," Lita terus berceloteh, menatapku dengan binar-binar."Kalau kakak, mau titip salam buat siapa yang mau disampaikan lewat hujan dan pelangi?"Aku mengerjap-kerjap, meletakkan pen di meja…

Kuliner: Batagor Budi Mulya

Siapa yang nggak kenal dengan makanan khas Bamdung yang dijual di daerah Ngagel ini? Sejak puluhan tahun lalu, warung sempit ini sudah beroperasi. Bayangpun sejak ayahku sekolah! Entah itu tahun berapa. Dan hebatnya, warung ini masih bertahan dengan pelanggan yang nggak sedikit. Rasanya yang enak dan ikan banget membuat warung ini banyak diserbu pembeli. Apalagi harganya yang pas di kantong, Rp 10.000, sebandinglah dengan rasanya. Yang menarik, warung batagor ini kelewat banyak menyuguhkan bumbu kacangnya. Tapi buatku sih, malah enak ya, jadi serupa kuah. Untuk sambal, di warung ini nggak pedas sama sekali. Gimana nggak, aku kasih ke porsiku banyak-banyak teteup aja nggak berasa. Maklumlah, hot addict. Kalau tertarik buat mencoba Batagor Budi Mulya bisa kok langsung datang ke jl. Ngagel 27. Jam bukanya dari pukul 17.00-22.00. Selamat mencoba!