Skip to main content

Milky-J, Tempat Nongkrong Asyik di Magetan




Milky-J

Berkunjung ke Magetan, Jawa Timur, tidak ada salahnya mampir ke tempat tongkrongan asyik yang ada di Jalan Mongonsidi. Milky-J, namanya. Tempatnya tidak jauh dari SMA Negeri 1 Magetan. Bagi saya, kunjungan pertama ke Magetan memberikan kesan tersendiri. Selain kondisi yang super sepi, juga super minim hiburan. Namun, menemukan tempat seperti Milky-J, memberikan oase menyenangkan.

Awal memarkir motor, bangunan Milky-J tampak biasa saja. Namun, begitu masuk, pengunjung akan disuguhi dekorasi interior mengesankan. Klasik!

Ada sepeda lama dipajang. Radio, televisi, gitar, kipas angin, semuanya versi old school. Belum lagi ada papan skateboard dan in line skate sebagai wall hanging, jalinan bambu sebagai dinding juga atap, dan kursi kayu bervariasi bentuk. Dekorasi klasik tidak biasa diperkuat dengan lampu temaram kuning low watt. Wah, saya suka!



Ngapain coba, sepeda nangkring di sini? :p




Radio, mesin tik, dan televisi kuno. Asyik!

Papan skateboard dan in line skate sebagai wall hanging

Jika jamak ditemukan di kota lain, kafe serupa memiliki menu makanan ringan dan varian minum berupa kopi, maka Milky-J beda. Kafe ini memberikan varian menu yang sangat beragam. Mulai jajanan ringan sampai berat. Mulai minuman kopi, cokelat, teh, dan minuman andalannya yakni susu, juga ada es krim. Lengkap! Yang lebih menyenangkan, harganya murah meriah. Mulai 3.000 sampai 10.000 rupiah saja. Walah!

Segelas susu jahe dan spaghetti reguler menjadi pilihan saya senja lalu. Cukup mengenyangkan meski susu jahenya kurang nendang. Tidak senendang susu jahe di Kedai Ganesha, Alun-alun Kota Batu. Mungkin, kalau jahe dibakar dan digeprak lebih tipis rasa kuat jahe bisa terasa lebih mantap. Sementara rasa sajian spaghetti yang disuguhkan sangat enak untuk ukuran spaghetti resep sendiri.

Selain susu jahe dan spaghetti, teman-teman saya dari Kelas Inspirasi Magetan memesan Pisang Owol alias pisang bakar bertabur keju dan cokelat. Juga Tempe Cocol sambal atau tempe kemul, sebutan warga Dieng.

Segelas susu jahe

Spaghetti reguler

Pisang owol 

Tempe cocol

Menu makanan dan harga yang wooorth it!

Milky-J merupakan kafe milik Ketua Komunitas Fotografi Magetan. Baru didirikan sekitar sembilan-sepuluh bulan lalu. Buka setiap hari sejak pukul 10 am-10 pm. Jadi, kalau berkunjung ke Magetan, jangan hanya mampir ke Telaga Sarangan, tapi pastikan mencicipi menu jajanan murah dan mengenyangkan dengan dekorasi antik klasik di Milky-J! 

Teman-teman Kelas Inspirasi Magetan :D

Comments

Popular posts from this blog

10 Makanan Khas Belitung yang Wajib Kamu Coba

Setiap pergi ke suatu tempat, mencari makanan khas adalah satu kewajiban. Semisal saat ke Belitung awal tahun lalu. Begitu tiba di Belitung, kami langsung menanyakan tempat makan favorit, populer, dan menggoyangkan lidah. Beruntunglah, saya punya teman asli Tanjung Pandan yang bisa ditodong pertanyaan macam-macam. Meskipun nggak bisa nebeng ke rumahnya *modus gratisan:))* yang penting dapat info seputar kawasan penghasil timah ini. Dari beberapa kuliner khas Belitung yang saya coba, saya bisa simpulkan jika masakan Belitung banyak bersantan, asam, manis, dan nggak pedas.
Berikut adalah kuliner khas Belitung yang wajib dicoba.
1. Mie Belitung Atep
Mie Atep
Ini kuliner paling wajib yang harus dicoba setiba di Tanjung Pandan. Serius. Makanan ini seolah menjadi ikon tersendiri bagi Belitung. Letaknya persis di pusat kota Tanjung Pandan, di sekitar Tugu Batu Satam. Ada dua menu makanan yang ditawarkan. Mie Atep atau Nasi Sum-Sum. Saya memesan Mie Atep, sudah tentu. Sementara teman yang pes…

Pengalaman Pesan Hotel One Night Stand di Bali

Peta Pulau Bali
Sebagai backpacker amatir dan nggak kece-kece banget, saya mulai jarang menyusun itinerary dengan detail dan terperinci. Karena saya pikir, merasakan kejutan di perjalanan sudah termasuk dalam inti traveling yang saya cari. Seru!

Beberapa waktu lalu, saat pergi ke Bali seorang diri, saya tidak merencanakan banyak hal. Karena saya tahu, sehari di Bali itu kurang. Apalagi saya menempuh perjalanan dengan kereta Surabaya-Denpasar. Otomatis, waktu saya banyak terbuang di jalan. Masih untung kalau saya sempat mendapatkan sunset ciamik di sepanjang pantai selatan daerah Kuta. Nothing to lose-lah, karena ke Bali niatnya hanya transit.

Kereta Surabaya-Banyuwangi berangkat pukul 22.00 tepat. Karena saya tak ada rencana apapun di Bali selama sehari, otomatis saya juga nggak banyak pikiran soal tempat menginap. Pikiran saya kala itu, semakin mepet waktu menginap, semakin murah harga hostel yang dipilih. Paling sial, nginep di bandara ajalah. Namanya juga gembel:)).


CX Hostel Ground…

Pengalaman Menginap di Bandara Changi Singapura

Sebagai bandara terbaik selama tiga tahun berturut-turut, Bandara Changi di Singapura bisa banget masuk list buat tempat menginap. Karena hal itulah saya memutuskan untuk membeli tiket pesawat murah CGK-SIN dengan jadwal penerbangan jam 21.30 dan sampai Changi 00.30 pagi. Artinya, saya bisa menginap di Changi sebelum jalan-jalan iseng dan nggak penting di Singapura esok pagi.

Penerbangan ke Singapura bagi saya adalah penerbangan paling melelahkan. Soalnya, jam 15 sore saya harus menyudahi pekerjaan, pulang ke rumah buat mandi, ngebut buat ngejar pesawat ke Jakarta jam 17.25 (jalanan macet gila!), lanjut pindah terminal, dan baru bisa buka puasa pukul 20.30 setelah nemu tempat selonjor. Apa kabar naskah kerjaan? Kerjaan baru bisa saya selesaikan pas sudah landing di Singapura, dapat wifi dan colokan listrik, dengan perasaan kacau dan pegel ngos-ngosan :))).

Urusan penerbangan di Singapura sebenarnya bikin was-was. Soalnya, imigrasi negara singa ini sering banget random check wisatawa…