Skip to main content

Wisata Murah Pantai Dalegan


Rame 
Gresik punya apa, sih?

Setidaknya itu pertanyaan yang muncul dalam pikiran saya ketika ingin bermain ke Gresik. Sama sekali tidak tahu di sana ada apa selain Makam Sunan Giri, salah satu Walisongo. 

Gresik panas. Kota industri. Sama seperti Surabaya.


Ternyata, Gresik punya pantai selain di Pulau Bawean. Namanya Pantai Dalegan. Saya pernah ke sana tiga tahun lalu. Lalu kembali ke sana saat libur Imlek, kemarin. Sebenarnya, tujuan awal dari keisengan kali ini adalah Bukit Jamur alias lokasi penambangan kapur yang menyisakan bangunan seperti jamur raksasa. Tapi tutup. 

Berani kotor itu baik

Sewa ban asal selamat
 
Nggak mau sia-sia karena nyasar nyaris ke Lamongan, saya dan Laila memilih untuk pergi ke Pantai Dalegan. 

Pantai Dalegan berada di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Letaknya dekat dengan Paciran, Lamongan. Satu arah dengan Wisata Bahari Lamongan. Untuk masuk ke Pantai Dalegan, pengunjung dikenakan biaya 6.000 rupiah dan 2.500 rupiah untuk parkir.

Main layang-layang di tepi pantai

Tak jauh dari Surabaya, pantai utara ini seharusnya menarik. Pasirnya putih, anginnya semilir. Beruntung siang itu tidak hujan. Hanya mendung sepanjang waktu. Sayang, polusi harus mampir ke wilayah pesisir. Akibatnya, air laut tak lagi jernih alias berwarna cokelat.
 
Pada dasarnya, saya hanya butuh tempat menyepi sambil—rasan-rasan:p—bercerita. Jadi, pemandangan air laut yang kecokelatan pun tak masalah. 


Bisa main pasir

Pantai Dalegan kala libur ramai sekali. Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan keluarga jika tengah berlibur di sana. Mulai bermain air, pasir, layang-layang, hingga menggelar tikar sekadar menyaksikan hiruk pikuk pengunjung dari tepian. 

Persewaan ban (10.000 rupiah) dan layang-layang (5.000 rupiah) banyak dijajakan di tepi pantai. Banyak warung makan juga laiknya pantai pada umumnya. 

Dekat Surabaya bukan berarti nggak boleh eksis :p
 
Wisata singkat ke Pantai Dalegan rasanya bisa menjadi alternatif pilihan. Apalagi jaraknya tak jauh dari kota Surabaya. Jika singgah ke Pantai Dalegan, jangan lupa mencoba Es Dawet Siwalan. Rasanya segar di tengah cuaca pantai yang biasanya terik. Harganya hanya 5.000 rupiah pergelas. Lalu, saat akan berkemas, sempatkan mencicipi kuliner khas Gresik. Nasi Krawu, namanya. Harganya berkisar antara 9.000-15.000 rupiah perporsi. 

Gresik bisa menjadi alternatif pilihan liburan. Sudah dekat, hemat pula.

Nasi Krawu berisi babat, daging suwir, serundeng kelapa

Comments

Popular posts from this blog

10 Makanan Khas Belitung yang Wajib Kamu Coba

Setiap pergi ke suatu tempat, mencari makanan khas adalah satu kewajiban. Semisal saat ke Belitung awal tahun lalu. Begitu tiba di Belitung, kami langsung menanyakan tempat makan favorit, populer, dan menggoyangkan lidah. Beruntunglah, saya punya teman asli Tanjung Pandan yang bisa ditodong pertanyaan macam-macam. Meskipun nggak bisa nebeng ke rumahnya *modus gratisan:))* yang penting dapat info seputar kawasan penghasil timah ini. Dari beberapa kuliner khas Belitung yang saya coba, saya bisa simpulkan jika masakan Belitung banyak bersantan, asam, manis, dan nggak pedas.
Berikut adalah kuliner khas Belitung yang wajib dicoba.
1. Mie Belitung Atep
Mie Atep
Ini kuliner paling wajib yang harus dicoba setiba di Tanjung Pandan. Serius. Makanan ini seolah menjadi ikon tersendiri bagi Belitung. Letaknya persis di pusat kota Tanjung Pandan, di sekitar Tugu Batu Satam. Ada dua menu makanan yang ditawarkan. Mie Atep atau Nasi Sum-Sum. Saya memesan Mie Atep, sudah tentu. Sementara teman yang pes…

Itinerary, Tips, dan Trik ke Labuan Bajo

Pulau Bidadari Labuan Bajo adalah destinasi yang banyak orang inginkan. Termasuk saya. Butuh keberanian besar untuk bisa ke sana. Apalagi kalau urusan dana. Saya, begitu mendapatkan tiket promo Denpasar-Labuan Bajo PP dan Denpasar-Surabaya (total harga tiga tiket Rp 1.490.000--ini harga paling hemat di saat mulai jarang ada harga tiket pesawat murah), langsung menyusun itinerary agar bisa hidup ngirit selama empat hari di sana. TIPS: Beli tiket jauh-jauh hari. Saya beli tiket enam bulan sebelumnya saat belum tahu mau ke sana sama siapa. Pokoknya beli aja.
Berdasarkan hasil blog walking, rerata jumlah yang dikeluarkan selama hidup empat-lima hari berkisar antara 3-5 juta rupiah perorang. Lumayan kerja keras untuk menabung. Saya pun mulai mengontak kapal yang sekiranya bisa membantu saya mencapai tujuan island hopping dengan harga murah.
Kebanyakan kapal memiliki program LOB (Live on Board)*. Artinya tidur melayang di kapal selama 3H2M atau 2H1M. Kalau mau lebih juga ada paketnya. Selama t…

Pengalaman Menginap di Bandara Changi Singapura

Sebagai bandara terbaik selama tiga tahun berturut-turut, Bandara Changi di Singapura bisa banget masuk list buat tempat menginap. Karena hal itulah saya memutuskan untuk membeli tiket pesawat murah CGK-SIN dengan jadwal penerbangan jam 21.30 dan sampai Changi 00.30 pagi. Artinya, saya bisa menginap di Changi sebelum jalan-jalan iseng dan nggak penting di Singapura esok pagi.

Penerbangan ke Singapura bagi saya adalah penerbangan paling melelahkan. Soalnya, jam 15 sore saya harus menyudahi pekerjaan, pulang ke rumah buat mandi, ngebut buat ngejar pesawat ke Jakarta jam 17.25 (jalanan macet gila!), lanjut pindah terminal, dan baru bisa buka puasa pukul 20.30 setelah nemu tempat selonjor. Apa kabar naskah kerjaan? Kerjaan baru bisa saya selesaikan pas sudah landing di Singapura, dapat wifi dan colokan listrik, dengan perasaan kacau dan pegel ngos-ngosan :))).

Urusan penerbangan di Singapura sebenarnya bikin was-was. Soalnya, imigrasi negara singa ini sering banget random check wisatawa…