Saturday, November 18, 2017

Serunya Liburan Akhir Pekan ke Pantai Tablolong Kupang



Gradasi warna laut di Pantai Tablolong

Singgah sejenak di Kota Kupang tak ada salahnya untuk mampir ke Pantai Tablolong. Tak memakan banyak waktu jika kalian memulai perjalanan dari pusat kota Kupang. Sekira 45 sampai 60 menit saja dengan berkendara motor. Jalanan menuju Pantai Tablolong di Kupang Barat amat mulus dan tidak ramai.

Minggu pagi adalah waktu yang tepat untuk memulai perjalanan menuju Tablolong. Jalanan sepi karena hampir semua jalan ditutup. Ya, Minggu pagi, gereja di Kupang yang amat banyak itu tengah menggelar peribadatan. Rata. Mulai dari pusat kota sampai daerah pinggiran. Pengendara jalan pun diminta untuk berjalan pelan ketika melewati gereja.

Gazebo di sisi lain Pantai Tablolong 

Maka otomatis, jalanan Kupang tak banyak dipadati wisatawan. Kami yang berkendara sejak pukul tujuh kurang pun enjoy saja menikmati sepinya jalanan. Menuju Pantai Tablolong. Konon, jika punya waktu sebentar di Kupang, nggak ada ruginya memasukkan Pantai Tablolong sebagai salah satu tujuan wisata sehari. Sebab tempatnya telah terkelola dengan baik didukung dengan pemandangan yang apik. Jadi nggak bakal percuma kalau main air di sini. 

Main cebur-cebur asik juga 

Tak semua jalanan mulus tentu saja. Sebab, satu-dua kilometer menuju pantai jalannya rusak parah. Ditandai dengan pos masuk yang sangat sederhana, untuk masuk ke pantai dikenai biaya sekira 10 ribu rupiah. Lumayan mahal ya. Tapi worth it kok pemandangannya. 

  
Bisa main voli pantai di sini

Matahari pagi di Tablolong amat panas menyengat. Tapi jangan khawatir, Pantai Tablolong punya banyak sekali gazebo yang disewakan. Harganya 50 ribu rupiah sepuasnya. Hanya saja, karena saya bertandang di kala hari masih cukup pagi, pengelola pun tidak menarik biaya meskipun saya duduk-duduk santai di sini. 

Gazebo buat leha-leha 

Karena bisa dikatakan masih terlalu pagi, pengunjung di sini pun masih bisa dihitung jari. tak sampai sepuluh orang. Makanya, kalau mau gulung-gulung di pasir pantai masih bisa banget. Pasir pantai yang putih bercampur pecahan koral warna pink sekilas membuat pantai ini tampak berwarna kemerah-mudaan. Kayak di Pulau Komodo. Berjalan-jalan di sepanjang pantai sangat disarankan karena pasirnya halus dan bersih. Bisa jadi sarana relaksasi juga. 

Pink nggak, sih? 

Warna air laut yang bercampur antara hijau toska dan biru turut membuat mata seolah enggan beralih. Angin semilir di tengah teriknya matahari cukuplah membuat ngantuk pagi-pagi. Nggak usah khawatir kalau kelaparan karena belum sarapan. Soalnya di sana sudah tersedia warung dan toilet yang cukup bersih meski beralas pasir dan beratap jerami. 

Kecantikan Pantai Tablolong tidak disertai ancaman buaya yang kerap diceritakan masyarakat di sepanjang Kupang sekalipun perairannya tenang. Di sini justru sangat nyaman dipakai untuk berenang. Bahkan ada beberapa penduduk lokal yang memanfaatkan pantai ini untuk memancing dari tepian. Katanya, di sini juga banyak didominasi oleh koral dan biota laut yang beragam. Sayang, saya tidak membuktikan secara langsung.

Putih, teduh, dan sepi 

Nyamannya Pantai Tablolong memang sangat pas dijadikan sebagai tempat wisata keluarga. Selain aman, pemandangan yang cantik disuguhkan secara cuma-cuma khusus buat kalian yang ingin menghabiskan akhir pekan singkat tanpa pusing dengan biaya perjalanan.

Oh ya, di sepanjang jalan menuju Pantai Tablolong, juga ada beberapa pantai yang terletak dalam satu garis lurus. Kalau kalian mau mampir, bisa banget. Tertarik mencoba? Selamat liburan akhir pekan!

Koral

1 comment:

Anonymous said...

I do not even know the way I ended up here, however I thought this post was once good.
I do not recognise who you might be however definitely you are going to a
well-known blogger if you happen to are not already.

Cheers!