Posts

Showing posts from 2019

Melihat Pesawat Mendarat di Pantai Kelan

Image
Landing
Sepanjang perjalanan menggunakan pesawat, hal paling sering yang saya lakukan adalah melihat jendela. Melihat sayap pesawat, langit, dan apa saja yang ada di bawah burung besi.

Ada pantai.

Pemandangan pantai dari atas pesawat selalu memukau. Seperti saat perjalanan dari Bali ke Labuan Bajo, daratan menjadi sangat dekat. Gradasi warna laut dan langit membaur ketika disaksikan dari bilik tempat duduk di atas permukaan laut.

Saat perjalanan Jakarta-Belitung, laut kebiruan tampak memesona.

Pun saat perjalanan Surabaya-Lombok, Surabaya-Kupang, Surabaya-Makassar, Batam-Surabaya, dan perjalanan lain yang mengharuskan burung besi melintasi laut.

Lalu, apa jadinya jika point of view diubah?

Monmaap gambar zoom maksimal 🙃
Ternyata tak kalah menarik. Menyaksikan pesawat mendarat dari dekat. Dari garis pantai yang ada di sisi bandara.

Tepatnya di Pantai Kelan. Tak jauh dari Pantai Jimbaran. Letaknya dekat dengan pelelangan ikan. Kalian bisa menyaksikan pesawat mendarat dari dekat. M…

Tertawan Jimbaran Berarak Awan

Image
Jimbaran saat pagi
Bagi penyuka pantai seperti saya, pergi ke Bali ya tentu harus mantai. Makanya, saya mencari informasi pantai yang letaknya dekat dari penginapan biar kalau capek pingin pulang nggak kejauhan.

Nah, kebetulan, penginapan saya ada di dekat bandara. Cuma tiga kilometer dan itu sangat bisa ditempuh dengan jalan kaki saja.

Tapi tentu saya tidak begitu, wkwk. Mlz banget jalan kaki dari bandara sambil gendong Elif dan tas ransel. Malam-malam pula.

Itu kondisi selepas landing sampai di Bali.

Lihat awannya!
Jadi, akhirnya, saya putuskan untuk main ke pantai terdekat keesokan harinya. Yaitu Jimbaran! Haha. Memang nggak sedekat Pantai Kuta, tapi yaa masa ke Kuta lagi, Kuta lagi. Ya kali dari zaman ngerti Bali dua puluh tahun lalu mainnya kudu ke Kuta. Bosyeeenlaaah 🤣🤣.

Padahal, aslinya, Kuta dan Jimbaran nggak ada bedanya! Yaiyalah, wong satu garis pantai, wkwk.

Tapi gapapa, dari pada enggak mantai sama sekali?

Sepi...
Kalian sudah pasti tahu dong kalau Jimbaran terkenal d…

Treking Bukit Campuhan Sambil Gendong Bayi

Image
Campuhan Ridge Walk
Sudah lama saya pingin ke Bukit Campuhan. Tahun lalu saat ke Bali, saya memasukkan bukit ini ke dalam wish list, tapi langsung saya coret begitu tahu kondisi tidak akan memungkinkan. Ya gimana enggak, waktu itu Elif umur sembilan bulan beratnya sekira 9,5 kg belum bisa jalan. Alamat gendong terus naik turun tangga. Itu aja udah bikin kaki dan pinggang saya encok sepulang dari Tegalalang. Maklum Balungan tuwo:))).

Lalu tahun ini saya pun memasukkan Bukit Campuhan atau biasa disebut Campuhan Ridge Walk ke dalam wish list. Karena tempatnya dekat dari penginapan dan kami pingin wisata santai, maka hayuklah jalan ke Campuhan. Toh, Elif sudah bisa jalan. Jadi kalau pun gendong nggak banyak-banyak.

Trek di Bukit Campuhan
Tapi rencana tinggallah rencana. Elif malah tidur begitu kami keluar dari hotel. Mungkin kecapekan gegara habis berenang. Ya sudahlah, saya dan suami tetap gaspol meskipun Elif harus saya gendong.

Bukit Campuhan bisa ditempuh dari Ibah Villas. Lalu kalian…

Prambanan Masih Menawan

Image
Prambanan
Kalau ditanya kapan terakhir kali ke Candi Prambanan, jawabnya enam tahun lalu. Saat saya belajar solo backpacking pertama kali. Saat pertama kali dapat cuti kerja dari kantor.

Lalu, April kemarin saya dan keluarga berkesempatan pergi ke Yogyakarta. Bukan tanpa alasan mengapa Yogyakarta jadi tujuan.

Yogyakarta bagi saya sangat memorable. Dulu, saya kerap ikut kantor ayah untuk family gathering. Saat masih SD. Maka, wajar bagi saya kalau ingin melepas rindu. Ke tempat yang pernah saya singgahi bersama keluarga.

Sayang, simas dan keluarganya nggak mau ikut. Syibuk terus alasannya. Jadi yang berangkat cuma orang tua, saya sekeluarga, dan kedua adik saya.


Bayi tantrum ketemu temen;))
Nah, salah satu tempat yang kami singgahi saat ke Yogyakarta adalah Candi Prambanan.

Dari terakhir kali saya ke sini, kayaknya enggak banyak perubahan. Yang jelas PR banget bawa anak tantrum ke tempat begini. Halamannya luas, panas juga. Tapi, masak iya, rencana jalan-jalan kendor gegara bayi tantr…

Airy Room Omah Anin: Guest House Seharga 17 Ribu Rupiah

Image
Airy Room
Sejujurnya, saya nggak ada niatan buat berlibur ke Batu akhir pekan lalu. Secara duit terkuras gegara beli tiket pesawat dadakan buat pulang dari Malaysia bulan kemarin. Makanya, saya ngerem banget pengeluaran bulan ini.

Tapiii, kok suami dapat promo kamar Airy Room seharga harga mie ayam. Dua kamar (di Surabaya dan Batu)m seharga 17.845 rupiah. Iya, 17 ribu rupiah doang perkamar. Ya sudah, kenapa nggak dicoba aja? Toh, saya belum pernah nyicip penginapan yang dijual perkamar begini. Karena sejujurnya, saya parno mikir kamar yang dilabeli Airy, OYO, Reddoorz, Nida, dan teman-temannya ini kamar dari hotel melati atau bahkan kos-kosan.

Dan tentu saja benar!

Happy!
Satu kamar Airy Room yang kami pesan ada di sekitar FK UNAIR. Dari awal kedatangan, saya sudah nggak nyaman dengan penginapannya. Agak horror dan lusuh. Sekira setengah jam saja saya ada di sana sebelum akhirnya bergegas pergi pulang ke rumah.

Kamar
Kamar mandi

Pengalaman dapat kamar horror membuat saya berpikir untuk…

Taman Kelinci: Alternatif Liburan di Kota Batu

Image
Taman Kelinci
Berwisata ke Kota Batubanyak banget alternatif wisatanya. Karena memang Batu disetting sebagai Kota Wisata. Bahkan, hal-hal remeh pun bisa jadi tempat wisata.

Salah satunya ya, Taman Kelinci yang ada di dekat Wisata Paralayang dan Omah Kayu.

Sebenarnya saya nggak tertarik buat main ke Taman Kelinci. Tapi terlanjur keprucut ngomong dan janji ke Elif, kalau kita akan ke Taman Kelinci. Ya, sudah, ditepati janjinya. Saya nggak mau Elif merasa di-PHP, karena saya tahu di-PHP itu pedih.

Apalagi kalau lagi sayang-sayangnya, sering kontak-kontakan, eh, ternyata cuma dianggap teman #EAAA :))))

Kelinci
Sebelum ke Taman Kelinci, ekspektasi saya adalah akan ada banyak kelinci yang dilepasliarkan di taman. Pengunjung bebas main-main dan kasih makan kelinci.

Ternyata benar!

Tapi cuma beberapa biji kelinci doang. Hadeeeeh. Ini, sih, kayak main-main sama kelinci tetangga.

Mana tiket masuknya mahal pula. 20ribu perorang dan anak di atas setahun bayar separoh. Nanti pengunjung bakal da…