Kaleidoskop Perjalanan 2019: Ke Mana Lagi Besok?

White and sea

Alhamdulillah, sepanjang 2019 saya bisa melewati perjalanan dengan cukup baik. Memang niat awal saya tetep keukeuh buat backpacking ngajak Elif cuma satu, sih: biar sama-sama senang. Sama-sama tau kalau dunia nggak cuma rumah, sekolah, dan rumah Abah.

Ada banyak hal yang bisa dilihat langsung sambil duduk, santai, dan saling bercengkrama.

Memang saya akui, tidak semua apa yang saya rencanakan di 2019 bisa berjalan. Bahkan, ada yang gagal. Berhasil pun enggak yang hebat banget. Katakanlah sekadar mendaftar CPNS formasi dosen, yang sudah saya tunggu-tunggu, setelah tahun lalu gagal di tahap akhir, tahun ini malah saya terlewat. Kecewa? Sedikit.

Lalu saya berhasil dimananya?

Yang saya rasakan, selama setahun ini adalah... ups and downs jadi ibu baru. Di awal tahun, saat Elif berusia setahun, saya harus memeriksakan Elif ke dokter gegara nnggak mau makan. Butuh banyak biaya, tentu saja. Nyaris putus asa karena rangkaiannya menghabiskan uang bulanan banget. Tapi alhamdulillah hasilnya tampak sekali sampai hari ini. Elif doyan makan dan enggak pilih-pilih makanan.

Saya jadi sedikit lebih sabar, walaupun masih sangat sering ngomel-ngomel, dalam ngadepin Elif dan suami. Entah ya, apakah ilmu selama kuliah di S2 berguna apa enggak. Tapi yang jelas, ada kaitannya dalam mengubah pola pikir saya selama menjadi istri dan ibu. Atau memang begitu bawaan ibu?

Hari terakhir terapi

Well, yang jelas, saya senang sekali sepanjang 2019 bisa melewatinya dengan baik. Walaupun tetep, adu mulut, gondok-gondokan, dan nggak saling tegur dengan suami jadi bumbu sesekali. Namanya juga hidup bareng.

Yang paling bikin seneng yaa agenda jalan-jalan hore yang kadang dirancang ngawur. Kemana saja itu?

Januari
20 Januari, saat Elif umur setahun, kami cuma staycation di Harris Hotel Surabaya. Kebetulan dapat harga promo.

Berenang

Beberapa hari berselang, Elif malah opname gegara muntah-muntah dan panas tinggi. Pulang dari RS malah bali panas tinggi banget, nyari RS dari sore sampai dini hari buat minta opname nggak nemu. Kerasa banget waktu itu capeknya berlipat-lipat.

Februari
Adik ipar saya nikah. Saya dan keluarga nengok ke Cilacap. Jalan-jalan dikit ke Teluk Penyu dan Benteng Pendem, yang mungkin bisa jadi alternatif destinasi wisata buat kalian.

Lalu seminggu berselang, saya diajak gathering kampus UNUSA ke Banyuwangi. Niatnya saya memesan kamar hotel buat suami dan Elif. Tapi malah diajakin gabung. Alhamdulillah, terima kasih UNUSA.

Happy!

Maret-April-Mei
Nggak kemana-mana. Saya dan suami fokus pada terapi oromotor Elif. Ceritanya bisa dilihat secara berseri di sini ya. 

Eh, nggak ding, ternyata bulan April saya ke Jogja liburan  patungan sama keluarga.

Juni

Pulang kampung ke kampung halaman suami, Brebes. Agak gimana gitu begitu lihat Brebes yang semrawut jalannya dan banyaaak banget tuna wisma di jalanan. Monmaap.

Selain ke Brebes juga ke Batu main ke Selecta dan mampir ke rumah saudara.

Juli
Masih nggak kemana-mana juga. Karena saya masih harus ngurusin sekolah keluarga. Kebetulan, Juli ada pencairan dana BOP.

Agustus
Here we go. Kami ke Malaysia karena dapat tiket promo 500ribu PP. Tapi sayangnya, harus mengalami momen ketinggalan pesawat. Aturan tiket pesawat pulang cuma 250ribu, malah bayar 4juta. Wkwk, apeees. Tapi lucu.

Anak kicik senang

Di bulan Agustus, kami juga dapat tiket promo penginapan Airy. Semalam cuma 17.045 rupiah. Mayan, bisa melipir ke Taman Kelinci Batu sebentar.

September
Nggak ngerti kemana bulan ini. Lupa. Nyari folder foto juga nggak nemu.

Oktober
Kami pergi ke(m)Bali lagi setelah di bulan yang sama tahun sebelumnya juga ke sana. Seneng aja, ke Bali. Tiket pesawat dan hotel murah. Makanan oke, akomodasi gampang. Dan yang penting, Elif happy.

Pantai Kelan

November
Saya mendapatkan undangan gathering UM Surabaya ke China. Plus pengalaman kena random check baik saat datang dan pulang. Omg, combo! Yang paling nyebelin, ada ibu-ibu yang bilang nama saya pasaran di saat saya sudah lelah bercampur ngantuk. SUMIYATI dia bilang! Makanya rentan kena random check. SUMIYATI gundulmu, Bu! 😤

Berhitung bareng suku Li dan Miau

Di bulan yang sama kami pergi ke Lombok. Mumpung dapat tiket promo pesawat dan hotel murah. Kapan lagi ke Lombok dengan harga murah meriah? Kami puas sekali. Insyaallah kapan-kapan balik lagi kalau ada rezeki lebih.

Desember
Cukup ke Prigen nganterin Elif renang. Ramenya enggak wajar karena memang pas liburan akhir tahun. Tapi gapapa, yang penting happy semua.

Jadi, mau ke mana lagi tahun depan? Semoga dicukupkan rezekinya karena BPJS, listrik, dan macem-macem naik semua. Dan yang penting sehat. Amiiiiiiin.

Main sama tante


Comments

Popular posts from this blog

Makanan Khas Negara ASEAN Ini Jangan Sampai Kamu Lewatkan

Pengalaman Menginap di Bandara Changi Singapura

Berburu Jajanan Murah di Bugis Street